Aksi Unras Mahasiswa PMII Kabupaten Bandung Bawa Aspirasi Rakyat

Aksi Unras Mahasiswa PMII Kabupaten Bandung Bawa Aspirasi Rakyat
Aksi Unras Mahasiswa PMII Kabupaten Bandung Bawa Aspirasi Rakyat

KABUPATEN BANDUNG, NyaringIndonesia.com – Kebijakan pemerintah yang di anggap meresahkan mengundang ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Kabupaten Bandung berunjuk rasa di depan Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung, pada Senin (11/04/2022) lalu.

Ketua PMII cabang Kabupaten Bandung, Sona Aji mengatakan bahwa aksi ini sebagai bentuk protes terhadap kebijakan yang dikeluarkan pemerintah baru-baru ini.

“Aksi ini adalah bentuk dari keresahan-keresahan mahasiswa khususnya di Kabupaten Bandung terhadap kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah,” kata Sona, dikutip NyaringIndonesia.com dari Kompas.

Ia menilai kebijakan pemerintah terkait kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan kenaikan harga bahan pokok yang baru-baru ini terus merangkak sangat merugikan masyarakat kecil.

BACA JUGA:  Launching PPM di 15 Kelurahan di Kota Cimahi Selesai, Pemkot Harap Pembangunannya Segera

BACA JUGA: Polda Jabar Siap Kawal Sekaligus Amankan Unras Secara Humanis

“Kali ini kita merasa dirugikan, hari ini rakyat merasa diresahkan, dengan naiknya BBM, harga bahan pokok yang melonjak tinggi,” ujarnya.

Sona juga beralasan, sebagai mahasiswa yang berkomitmen selalu membawa aspirasi rakyak menjadi alasan kuat PMII Cabang Kabupaten Bandung turun ke jalan.

“Kita turun ke jalan bukan semata-mata untuk kemudian merespon terhadap isu-isu yang ada. Akan tetapi ini yang menjadi keluh kesah kita di PMII cabang Kabupaten Bandung,” ujarnya.

Ada tiga tuntutan dalam aksi tersebut. Yakni menolak kenaikan harga BBM, kenaikan PPN, dan bahan pokok.

“Sesegera mungkin pemerintah untuk mencabut regulasi terhadap naiknya BBM,” ucap dia.

BACA JUGA:  Lomba Lari 5km Yang di Gelar Polresta Bandung, Banyak di Minati Warga

Sona mengaku telah berkordinasi dengan PMII seluruh Indonesia untuk melakukan aksi lanjutan. Ia mengancam akan menurunkan massa lebih besar bila tuntutannya tidak dipenuhi.

“Oleh karena itu kita sekarang turun ke sini sekitar 200 lebih. Kalau misalnya tidak direspons, kita akan aksi turun lagi dengan jumlah yang sangat banyak,” tuturnya.

BERITA TERBARU

dikdik

MPP Telah Resmi Dibuka

CIMAHI, NyaringIndonesia.com – Mal Pelayanan Publik (MPP) kota Cimahi, sudah di resmikan oleh Menteri Menteri Pendayagunaan Aparatur