Arti Lahir Bulan Maret Dalam Islam

Alquran
Arti kelahiran pada Bulan Maret menurut Islam

NyaringIndonesia.com – Mencari makna atau arti kelahiran adalah hal yang sering dilakukan. Salah satunya adalah arti lahir Bulan Maret dalam islam.

Sejauh ini, kelahiran adalah waktu yang dianggap spesial. Pasti ada rencana besar dibalik dilahirkannya manusia ke alam semesta ini.

Walapun kita mencari misteri tentang kelahiran kita, namun ada satu hal yang seharusnya kita jadikan sebagai landasan dalam berfikir, bahwa Allah menciptakan manusia adalah untuk mengabdi dan menyembah kepadanya. Sebagaimana firman Allah.

“Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku.” (QS. Al-Dzariyat: 56).

Ayat diatas menjadi landasan berfikir kita supaya ketika terdapat ramalan atau prediksi tentang alasan kelahiran, maka kita tetap menjadikan QS. Al-Dzariyat: 56 sebagai patokan.

BACA JUGA:  Ustadz Evie Effendi Jadi Penceramah Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Melong

Terkait dengan seseorang yang lahir di Bulan Maret, terdapat pendapat tokoh muslim yang mengatakan bahwa pribadi yang lahir di Bulan Maret memiliki ketertarikan untuk berangan-angan.

Dikutip NyaringIndonesia.com dari UltraTimes, Pendapat tersebut merupakan keterangan dari Zein El Abied.

Lebih lanjut dikatakan bahwa seseorang yang lahir di Bulan Maret Memiliki kepribadian yang menarik dan menawan merupakan arti bulan lahir bagi kamu yang lahir di bulan Maret.

Suka pemalu dan pemendam rasa, sangat baik, jujur, pemurah, dan mudah simpati merupakan karakter dari arti bulan lahir Maret. Wawlahualam Bisawab.

Sobat, terlepas dari adanya pendapat tentang seorang yang lahir di Bulan Maret dan juga sifat atau karakternya. Seyogyanya kita tetap meyakini bahwa sifat manusia pada aslinya adalah seperti kertas putih.

BACA JUGA:  Tafsir Qs Yusuf Ayat 4 yang Sedang Banyak di Cari

Kita meyakini bahwa anak-anak adalah tabula rasa yang artinya adalah kertas putih yang masih belum tercoret.

Itu adalah ungkapan dari bahasa Latin yang berarti ‘kertas kosong.’ Maknanya, anak-anak menyimpan potensi untuk menjadi pribadi yang baik dan terus bertauhid di masa depan.

Artinya, sejak kita lahir, di bulan apapun itu, kita sejatinya adalah kertas kosong. Maka, kita tulis apa kehidupan kita ini ? Apakah ditulis dengan kelakukan baik, atau kelakuan yang tidak baik. Salam.

BERITA TERBARU

dikdik

MPP Telah Resmi Dibuka

CIMAHI, NyaringIndonesia.com – Mal Pelayanan Publik (MPP) kota Cimahi, sudah di resmikan oleh Menteri Menteri Pendayagunaan Aparatur