Gejala Baru Omicron Saat Malam Jelang Tidur

Gejala Baru Omicron Saat Malam Jelang Tidur
Gejala Omnicron saat malam menjelang tidur (pixabay)

NyaringIndonesia.com – Gejala Covid-19 varian Omicron memiliki banyak jenisnya. Bahkan, banyak penemuan mengejutkan dan tidak terduga terkait gejala virus satu ini. Yang terbaru, ditemukan bahwa gejala Covid-19 dapat terjadi muncul terjadi pada malam hari saat tidur, ini dapat ditandai dengan keringat malam.

Gejala ini diketahui ditandai dengan demam atau kedinginan, batuk, sesak napas atau kesulitan bernapas, sakit kepala, hingga kehilangan rasa atau penciuman. Selain itu, tanda ini biasanya juga dibarengi dengan sakit tenggorokan atau suara serak, hidung tersumbat atau berair, mual atau muntah, diare, suhu tinggi, batuk secara terus menerus, dan sakit pinggang.

Gejala lainnya yang dapat dirasakan adalah nafsu makan berkurang, delerium, mulas, kembung, kelumpuhan tidur, ruam kulit, sakit dada, dan sakit perut.

BACA JUGA:  Pemkab Garut Dukung Wujudkan STBM

Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO angkat bicara terkait varian BA.2 atau omicron siluman. Lembaga itu menyebutkan BA.2 jauh lebih menular dari BA.1 namun tingkat keparahan keduanya sama. Jika ada lonjakan omicron lagi, maka akan melihat lebih banyak BA.2.

BACA JUGA: 5 Ramuan Ampuh Redakan Batuk dan Pilek Gejala Omicron

Sejumlah penelitian juga menyebutkan omicron siluman menyebabkan infeksi yang parah seperti Delta.

Sejumlah penelitian juga menyebutkan omicron siluman menyebabkan infeksi yang parah seperti Delta. Namun penelitian tersebut belum ditinjau oleh rekan sejawat.

Sementara itu menurut studi di Inggris, orang yang terinfeksi menunjukkan gejala yang berhubungan dengan usus. Siluman omicron dilaporkan telah menyebar dengan cepat di negara itu.

BACA JUGA:  Siti Fadilah Desak Pemerintah Agar Membentuk Medical Intelejen TNI

“Kita tahu bahwa virus ini menyebar ke bagian tubuh yang berbeda. Ada kemungkinan omicron atau varian lain menyerang usu. Dan ini tidak akan terlihat di hidung, jadi bisa terkena infeksi usus namun tidak terlihat positif,” ujar profesor studi gejala Covid ZOE, Tim Spector kepada The Sun dikutip dari Live Mint, Sabtu (5/3/2022).

Lebih lanjut, beberapa pasien juga mengeluhkan enam penyakit berhubungan dengan usus pada saat terinfeksi. Mulai dari mual, diare, muntah, sakit perut, mulas, dan kembung.

Aplikasi Zoe Covid sebelumnya melaporkan Diare sebagai gejala Covid. Namun memasukkan gejala tersebut sebagai bagian dari kategori ‘kurang terkenal’.

“Kami masih menyelidiki apa artinya peningkatan laporan gejala gastrointestinal seperti diare, melewatkan makan dan sakit perut, yang lazim dengan varian sebelumnya, karena peningkatan tersebut nampaknya tidak terkait dengan mereka yang positif omicron,” jelas sebuah studi ZOE.

BERITA TERBARU