Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan, ABS: Jaga Prilaku Akhlak

ABS
Sosialisasi 4 pilar kebangsaan
BANDUNG, NyaringIndonesia.com – Sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang dilaksanakan anggota DPR RI H. Agung Budi Santoso, S.H., M.M
merupakan salah satu sarana untuk mengingatkan kembali arti Pancasila, NKRI, UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945, dan Bhineka Tunggal Ika sebagai jati diri bangsa Indonesia.

Pria yang akrab disapa ABS ini merasa bahagia lantaran pada sosialisasi kali ini dipertemukan dengan para pengurus Karang Taruna, Forum RW, BKM, LPM, PPM. Dengan Begitu, pihaknya mengaku pada Empat Pilar Kebangsaan kali ini makin membuka serta meluaskan jaringan komunikasi.

” Kalau kita lihat tadi, ada kebuntuan komunikasi karena mungkin kesibukan masing-masing. Dengan kegiatan sosialisasi ini, kita senang karena bisa bertemu dengan teman-teman RW. Dan sebaliknya, mereka juga kelihatan antusias karena bisa bertemu dan menyampaikan aspiranya kepada kami seperti tadi,” ungkap ABS, di Auditorium Rosada, Balaikota Kota Bandung Jalan Wastu Kencana, Kota Bandung. Senin (01/08/2022).

Dirinya juga bersyukur pada Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan ini didampingi oleh sejumlah anggota DPRD Kota Bandung hingga akhir acara. Sehingga seluruh pertanyaan terkait kebijakan Kota bisa terjawab oleh anggota DPRD Kota Bandung asal Partai Demokrat yang mewakilinya.

Abs
Narasumber Pada Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan

Lebih lanjut, pria yang juga Ketua DPC Partai Demokrat Kota Cimahi ini juga menegaskan, jika saja dirinya diberi kesempatan sebenarnya ia ingin berbicara terkait kegiatan ini terhadap para pemuda sebagai bonus demografi yang harus dijaga prilaku akhlaknya.

” Saya pada masanya nanti, akan stop dari urusan dunia. Jadi anak muda yang masih SMP dan SMA ini perlu diingatkan lagi bahwa mereka yang nantinya akan pegang tongkat kepemimpinan baru. Sekopnya bukan hanya kota Bandung, bisa jadi suatu saat anda akan menggantikan pak Jokowi sebagai presiden,” cetus ABS.

Sementara Aan Andi Purnama Anggota DPRD Kota Bandung asal Partai Demokrat menambahkan bahwa dengan adanya Forum RW ini mestinya bisa di manfaatkan sebagai fasilitator setiap program-program pemerintah.

“Tidak seperti sekarang ini, hampir beberapa tahun program yang dibuat legislatif dan pemerintah informasinya tidak tersampaikan kepada masyarakat. Sehingga bantuan seperti untuk pendidikan, kesehatan dan lain-lain, hasilnya tidak sesuai harapan.” terang Aan.

Padahal menurutnya, pengurus setingkat RW pasti lebih paham permasalahan diwilayahnya ketimbang anggota DPRD dan pemerintah setempat.

“Untuk kedepannya, kita di dewan mempunyai kewajiban untuk mendorong pemerintah untuk lebih meningkatkan kerjasamanya dengan forumnya sehingga tidak ada lagi data-data yang salah,” tuturnya.

Masih ditempat yang sama, Anggota DPRD Kota Bandung Rini Ayu Susanti berpendapat bahwa kegiatan seperti ini sangat baik untuk menumbuh kembangkan kembali nilai-nilai kebangsaan yang sudah banyak merosot.

Terkait masalah usulan, kata Rini, kendalanya hanya komunikasi. Tapi dari Fraksi Demokrat akan selalu siap menampung aspirasi, manakala dewan yang berada didaerah pemilihan, tidak bisa mengakomodir semuanya.

“Datang saja ke Fraksi Demokrat Kota Bandung,” tutupnya

Editor : Banu Itsar

# # # # # # # #

Berita Utama