Terhempas Oleh Zaman Modern, Kisah Abah Elon Sang Jasa Patri

Terhempas Oleh Zaman Modern, Kisah Abah Elon Sang Jasa Patri
Terhempas Oleh Zaman Modern, Kisah Abah Elon Sang Jasa Patri

NyaringIndonesia.com – Tak hanya sekali kakek berusia 80 tahun ini berhari-hari tidak dapat penghasilan.

Sambil menahan sakit di kaki dan pinggangnya, ia berjalan kaki hingga puluhan kilo meter dengan membawa beban berat di pundaknya.

Ditengah penggusuran profesinya, Abah Elon tetap bertahan menawarkan jasa patrinya keliling Kota Bandung. Tiap jasanya hanya dibayar sekitar 5 sampai 10 ribu saja, tapi sayang sangat jarang ada orang yang menggunakan jasa patri di zaman sekarang.

“Udah tiga hari berturut-turut nggak ada yang manggil. Kalau untung pun sehari cuma dapat satu atau dua pelanggan aja” ujar Abah.

Peluh keringat yang dikeluarkan abah tidak sebanding dengan hasil yang ia peroleh. Apalagi usianya yang sudah renta serta riwayat diabetes dan darah tinggi yang dimilikinya bisa saja kambuh sewaktu sedang berjualan.

Tak jarang Abah Elon tahan lapar demi bisa bayar tagihan kontrakannya serta nafkahi istrinya yang ada di Tasikmalaya. Tapi jangankan pulang, untuk ongkosnya pun tidak ada.

Editor : Fauzi Eka Suryana

# # # # # # #

Berita Utama

Scroll to Top